Urgensi Penerjemah Tersumpah

Industri penerjemahan saat ini tengah berkembang pesat. Tak ayal, kredibilitas penerjemah dan layanan penerjemahan menjadi bahan pertimbangan utama para pengguna jasa ini. Sebagai tolok ukur kualitas penerjemah yang reliabel, para pengguna jasa penerjemahan dapat mempertimbangkan kepemilikan sertifikasi profesionalisme layanan penerjemah mitra, khususnya untuk keperluan penerjemahan dokumen-dokumen legal. – Urgensi Penerjemah Tersumpah

Sektor inilah yang menjadi area spesifik penerjemah tersumpah. Apabila Anda merupakan pelaku sektor bisnis yang memerlukan validitas penerjemahan dokumen-dokumen yang bersifat rahasia, anggota komunitas bidang layanan legal, atau bahkan mahasiswa yang berencana melanjutkan studi ke luar negeri; maka Anda wajib membaca artikel ini. Sebab, Anda merupakan salah satu dari mereka yang secara esensial tengah memerlukan jasa penerjemah atau layanan penerjemahan tersumpah. 

Penerjemah atau layanan penerjemahan tersumpah merupakan pelaku sektor penerjemahan yang mempunyai wewenang khusus dari gubernur atau pejabat negara yang ditunjuk untuk menerjemahkan berbagai macam dokumen penting milik negara maupun menerjemahkan dalam bentuk komunikasi lisan. Kualitas inilah yang menjadikan para pemain di bidang penerjemahan memiliki tingkat kredibilitas lebih di mata industri kebahasaan. Pasalnya, untuk menjadi penerjemah tersumpah, seseorang harus menjalani tes kualifikasi kompetensi khusus yang disebut UKP (Ujian Kualifikasi Penerjemah), di mana penyelenggaraannya diorganisasi oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI).

Hanya para penerjemah yang mampu memperoleh predikat kelulusan A yang secara absolut dan sah akan dinobatkan sebagai penerjemah tersumpah melalui prosesi pengambilan sumpah yang dilakukan oleh Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Sayangnya, prosedur keikutsertaaan dalam UKP tersebut hanya diberlakukan khusus bagi mereka yang merupakan warga DKI Jakarta, sebagaimana dibuktikan melalui identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Tentu saja, syarat ini menjadi kendala yang cukup signifikan bagi para penerjemah yang bukan merupakan warga DKI Jakarta.

Urgensi Penerjemah Tersumpah

Setiap penerjemah tersumpah yang menjalani prosedur ini akan memiliki sertifikat dengan Surat Keputusan (SK) resmi yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Anda sebagai pengguna jasa penerjemahan dapat meminta bukti sertifikat ini untuk memeriksa kredibilitas calon penerjemah yang akan Anda tuju. Akan tetapi, UKP tersebut terakhir kali diselenggarakan pada tahun 2010. Kabar baiknya, Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI), yang merupakan anggota resmi Federation Internationale des Trasducteurs (FIT), telah menginisiasi Tes Sertifikasi Nasional (TSN) bagi para penerjemah untuk memenuhi kebutuhan ini. Mereka yang lolos TSN akan terdaftar secara resmi di laman SiHaPeI.

Melalui laman tersebut, HPI menyajikan serangkaian daftar nama-nama para penerjemah yang telah menerima sertifikasi resmi berikut padanan translasi bahasa yang menjadi keahlian mereka. Laman tersebut juga dilengkapi dengan resume masing-masing penerjemah. Jadi, Anda dapat langsung merujuk pada portal tersebut untuk mengecek tingkat pengalaman dan keahlian calon mitra penerjemah Anda. Dalam menyelenggarakan TSN, lembaga HPI mengadakan serangkaian proses secara adil dengan membentuk Komite Kompetensi dan Sertifikasi (KKS) untuk menjajaki kerja sama dengan berbagai lembaga terkait, seperti Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Urgensi Penerjemah Tersumpah – Saat ini, pengangkatan penerjemah tersumpah mengacu pada dasar hukum yang sifatnya universal untuk seluruh kawasan Indonesia, yaitu berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 29 Tahun 2016 tentang Syarat dan Tata Cara Pengangkatan, Pelaporan, dan Pemberhentian Penerjemah Tersumpah. Peraturan tersbeut telah diamandemen melalui Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham)  Nomor 4 Tahun 2019.

Di dalam Permenkumham No. 4 Tahun 2019 tersebut, penerjemah tersumpah didefinisikan sebagai “orang atau individu yang mempunyai keahlian dalam menghasilkan terjemahan, yang telah diangkat sumpah oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia dan terdaftar pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia”. Pada pasal 4 ayat 1 (d), disebutkan bahwa untuk dapat diangkat menjadi penerjemah tersumpah, seseorang harus “berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau di Kantor Kedutaan/Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri”.

Selanjutnya pada ayat 1 (f), diperjelas bahwa seorang penerjemah harus “telah lulus ujian kualifikasi penerjemah yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi yang dibentuk oleh Organisasi Profesi atau Perguruan Tinggi” untuk dapat diakui sebagai penerjemah tersumpah. Sementara itu, pada pasal 6, ditegaskan bahwa “untuk diangkat menjadi penerjemah, maka seseorang atau kuasanya harus mengajukan permohonan yang diajukan kepada Menteri”.

Menindaklanjuti prosedur tersebut, pasal 12 ayat 1 menyatakan bahwa “pengucapan sumpah/janji jabatan Penerjemah Tersumpah dilakukan dalam jangka waktu paling lama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal keputusan Pengangkatan Penerjemah Tersumpah diterbitkan”. Tak jarang timbul pertanyaan, seperti “Apakah yang membedakan kualitas penerjemah tersumpah dan penerjemah tanpa sertifikasi? Bukankah yang terpenting dalam menghasilkan produk terjemahan adalah kualitas kebahasaan yang tepat di bahasa sasaran?”. Perlu diketahui, bahwa untuk lolos sebagai penerjemah tersumpah, seseorang harus menjalani serangkaian tes penerjemahan yang kompleks.

Hasil sertifikasi yang mereka peroleh pun merupakan pengakuan sah dari negara terhadap kredibilitas dan profesionalisme mereka. Pada saat diambil sumpahnya, para penerjemah tersebut harus sepenuh hati berkomitmen untuk menjaga dua asas penerjemahan yang menjadi tanggung jawab moral mereka, yakni sebagai berikut:

Fidelity to the source text, yaitu kesetiaan pada sumber teks. Implikasi dari asas ini mengharuskan penerjemah tersumpah untuk memproduksi penerjemahan secara lengkap dan akurat dalam segi hukum dan bahasa, dengan gaya penyampaian yang tidak kaku dan dapat diterima sesuai kaidah gramatika bahasa sasaran.

Untranslatability, yaitu kehampaan padanan dalam bahasa sasaran. Asas ini menitikberatkan bahwa penerjemah tersumpah harus mampu menggunakan berbagai istilah hukum yang berlaku secara tepat sasaran.

Kedua asas inilah yang membuat posisi penerjemah tersumpah dipertimbangkan secara lebih di sektor penerjemahan, sebab keabsahan legalisasi hasil penerjemahan yang dihasilkan telah terjamin oleh lembaga pemerintahan resmi, seperti Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Hukum dan HAM, Kedutaan besar, dan bahkan berbagai lembaga resmi lainnya.

Sebagai informasi, masa berlaku sertifikat penerjemah tersumpah ialah selama lima tahun. Artinya, kualitas seorang penerjemah tersumpah selalu memperoleh pemantauan dan ekstensi sepanjang waktu. Aspek ini dapat menjadi pertimbangan Anda bahwa keahlian penerjemah tersumpah akan selalu diuji secara periodik, sebagai bagian dari pemeliharaan kompetensi dan skil kebahasaan yang mereka miliki selama mereka aktif berkecimpung di dalam industri ini.

Lalu, jenis dokumen apa sajakah yang biasanya memerlukan jasa penerjemahan tersumpah? Berkenaan dengan hal ini, kita dapat menyebutkan dokumen-dokumen yang sifatnya rahasia, seperti perjanjian kontrak, perjanjian kerja, akta notaris, dan sertifikat kelulusan untuk dapat diterjemahkan menggunakan jasa penerjemah tersumpah.

Untuk mengakses layanan penerjemahan tersumpah, Anda dapat menjangkau layanan Linguwiz melalui menu contact us. Linguwiz merupakan penyedia jasa penerjemahan yang dapat diandalkan. Lembaga kami berlokasi di Perum GSG Putra Utama Land Blok C3 Gentan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Linguwiz bekerja dengan memprioritaskan kepentingan pelanggan melalui efisiensi waktu dan akurasi hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Anda pun dapat mengajukan permintaan cantuman bukti sertifikasi staf penerjemah tersumpah (sworn translator) yang akan menangani dokumen Anda melalui jejaring komunikasi dengan project manager kami, Asti Wijayati, melalui WhatsApp +6281353307579 maupun surel asti@linguwiz.com.

Referensi: Hukumonline.com

×

Hello!

Click below to chat on WhatsApp or  send us an email

× How can I help you?